Selasa, 04 April 2017

Pemimpin Non Islam

Menjadikan orang kafir sebagai pemimpin bagi umat Islam berarti menentang Allah SWT dan Rasulullah SAW serta Ijma' Ulama. Memilih orang kafir sebagai pemimpin umat Islam berarti memberi peluang kepada orang kafir untuk "mengerjai" umat Islam dengan kekuasaan dan kewenangannya.

1.  Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin
QS. 3. Aali 'Imraan : 28.
"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."
 QS. 4. An-Nisaa' : 144.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"
 QS. 5. Al-Maa-idah : 57.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."

Sumber : http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2013/10/03/20572/inilah-dalildalil-mengharamkan-umat-islam-memilih-pemimpin-kafir/#sthash.p2AhYaKP.C75xvP1a.dpbs

Selasa, 15 September 2015

Contoh Pantun

Halooo, jika sebelumnya saya mem-posting Pengertian Pantun, kini saya akan memberikan beberapa pantun.

yaps sebelumnya pantun itu memiliki jenis, jenis-jenis pantun:

  • Pantun Jenaka
  • Pantun Nasihat
  • Pantun Agama
  • Pantun Cinta    dll 
Pantun Jenaka :


Melihat Dinan rambut dimohak
Melihat Medin tertawa ditahan
Teman tertawa terbahak-bahak
Melihat celana kedodoran

manusia itu perlu nyawa
pikir Nazla terbayang-bayang
Sakit perut menahan tawa

melihat kucing pinggul bergoyang  

Pantun Nasihat :

Banyak rakyat terdampar
Terdampar ditepi pantai
Jadi anak sering belajar
Agar mimpi bisa tercapai 

Sakit hati memang terasa
Dikemudian hari pasti membaik
Janganlah pernah putus asa
untuk menjadi yang terbaik 

Pantun Agama :

Jatah makan telah diberikan
Jangan sampai engkau serakah
Jika uang tersisihkan
Jangan lupa bersedekah

Lilin sudah habis meleleh
Api itu yang melelehkannya
Dekati zina tidak boleh

Apalagi melakukannya

Pantun Cinta :

Rian bicara terbata-bata
Kadang ia merasa malu
jika aku boleh berkata
izinkan aku berkata I Love you

Pantun

 Pantun ialah sebuah bentuk puisi lama yang terdiri atas empat larik dengan rima akhir a-b a-b atau a-a-a-a

Ciri-ciri dari pantun iyalah :

  •  Tiap baitnya memiliki 4 baris
  • Baris 1 dan 2 disebut dengan Sampiran
  • Baris 2 dan 3 disebut dengan Isi
  • Satu baris terdiri dari 8 suku kata sampai 12 suku kata
  • Bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a 


Langkah-langkah membuat pantun :

  1. Tentukan Topik atau tema pantun yang akan dibuat
  2. Tentukan jenis pantun yang akan dibuat
  3. Tentukan Isi pantun
  4. Lalu tentukan sampirannya
  5. Setelah itu edit pantun yang telah dibuat

Tema
Menuju jalan yang benar
Jenis
Pantun Agama
Isi
Jika ingin masuk surga
Perbanyaklah berdoa

Sampiran
Nelayan ingin ke Dermaga
ke Dermaga hanya berdua


Hasil edit
Nelayan ingin ke Dermaga
Ke Dermaga hanya berdua
Jika ingin masuk surga
Perbanyaklah berdoa